Istilah Cinta tidak harus dimiliki memang benar adanya.
memang benar faktanya.
Kadang "cinta tak harus saling memiliki" itu tercipta oleh cinta yg saling diam .Atau karena cinta itu sendiri sudah ada yg memiliki.
Namun kisah ini tidak seperti itu, kisah ini tercipta karna kami saling diam. Saling menganggap bahwa kami adalah sebatas Seorang sahabat yang selalu bercuhat ria, tentang pasangannya masing-masing.
Hingga kami tidak menyadari kalau kami saling menyukai.
2tahun remaja ini kami habiskan dengan tawa.
2 tahun remaja ini kami habiskan untuk saling bercerita.
2 tahun remaja ini kami diam saling menyukai. Bukan karna takut oleh kata penolakan.
2 tahun remaja ini, kami mulai saling menyadari, kami suka satu sama lain.
Kami memilih diam . Diam karna saling menghargai akan masing-masing pasangan kami.
Salah.
kami bukan mencintai
kami sebatas menyukai.
Kami tau kami saling menyukai,
bohong rasanya kalau kami tidak ada rasa.
Apalagi mengingat momen itu.
Ketika hujan turun dengan derasnya, kita berteduh bersama . Kamu iseng saja menyentuh hujan itu.
membuat aku turut penasaran, dan ikut-ikutan menyentuhnya.
hingga tangan kita basah akan air hujan . Kamu menyibak air hujan itu ke arahku.
demikian aku juga begitu .
Hingga ahkirnya aku menyadari.
Tidak pernah aku mengalami hujan yang seperti ini bersama pacarku sendiri.
dan kesal sendiri, ketika hujan turun yang aku ingat adalah dia . adalah kamu .
Dan momen itu lagi, saat kamu sedang bertengkar dengan pacarmu. Kamu curhat habis-habisan denganku. duduk disebelahku, dan mengeluarkan semua unek-unekmu.
aku bangga,
bangga bisa menjadi orang yg kamu percaya akan cerita rahasiamu
karna , siapa yang tidak tau?? kamu begitu mempunyai banyak teman. Namun kamu memilih aku untuk mengatahui semua seleuk-belukmu.
Dan lagi,ketika kamu tidak mengerti akan latihan fisika mu dikelas, kamu menyeret bangku untuk bisa duduk disebelahku.
kamu tidak meminta aku mengajarinya. Namun kamu menyalin latihan ku.
Aku diam saja.
Kamu memang selalu begitu.
Namun suatu saat aku kesal padamu.
Aku menyadari 1 hal.
kamu datang padaku ketika kamu sedang dilanda susah saja.
maka dari itu aku mendiamkanmu.
Namun kamu terus datang padaku. Ketika kamu bertengakar lagi dengan pacarmu.
ah,kesal rasanya.
aku terlalu kasian melihatmu uring-uringan begitu. Makanya aku meladenimu juga.
Ah,sudah.
terlalu banyak kenangan .
Tapi,aku tidak akan melupakan saat kamu jujur dalam diam
"Memang Kalau aku tadinya tidak mempunyai seorang pacar. Kamu ingin jadi pacarku?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar