Selasa, 04 Desember 2012

Rain without You

Hujan turun deras sepulang aku dari sekolah. Aku menikmati setiap langkahku bersama rintik-rintik hujan. Walau aku berjalan sendirian, tapi aku tidak merasa kesepian karna hujan menemaniku.
Sampai dirumah aku melihat ada kiriman surat di teras. "Dari siapa ya?", ku bertanya dalam hati. Aku membersihkan diri terlebih dahulu sebelum membaca surat misterius itu. Setelah selesai, aku membuka surat itu dan menjadi tersipu malu setelah selesai membaca nya.

'Hay, apa boleh aku lebih mengenalmu? aku terpesona pada saaat melihat kamu. aku selalu memperhatikan gerak-gerik anehmu yang lucu bagiku. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk mengikuti mu sampai rumah, tapi aku tidak bermaksud jahat. Aku hanya ingin tau dimana rumahmu. Siapa tau kita bisa berangkat atau pulang sekolah bareng. hehehehe. Aku janji sama kamu aku nggak bakal berbuat macam-macam sama kamu. Oiya,kalau kamu juga ingin mengenalku, besok pagi aku tunggu didepan kompleks jam 6.15 ya. I really hope you come☺'

Aku jadi penasaran, siapa dia?.

***

05.30

Aku terbangun ketika alarm jam ku berbunyi nyaring. Segera aku mandi dan sarapan lalu bersiap untuk berangkat sekolah. Tidak lupa ada ajakan dari 'dia', aku pun langsung melesat ke depan kompleks.
Ternyata benar, sepertinya 'dia; sudah sampai terlebih dahulu. Nggak tau harus ngapain memulai percakapan, iseng aku mencolek nya dan menunjukkan surat itu. Reflek dia kaget,lalu dengan segera ia melihat sepucuk surat didepannya, setelah menyadari pengirim surat itu adalah dirinya,ia pun tersenyum.
"Lo percaya suart itu?", dia bertanya tapi masih dengan senyumnya.
"Jadi ini cuma boongan? Iseng banget.", balasku.
"Hmm, gue pikir lo nggak percaya. Abis kan udah jarang ada orang yang masih percaya sama surat beginian.", ia membuang surat itu. Sepertinya dia terlalu meremehkan.
"Jadi kamu siapa?", aku mengalihkan pembicaraan.
"Gue Doni, dan lo pasti Karin.",
"Iya aku Karin, kamu tau darimana?", dia tidak langsung menjawab. Dia hanya menatapku dalam-dalam. Aku kira ia akan mengatakan sesuatu, tapi ternyata ..
"Nggak penting. Udah yuk berangkat, nanti kita terlambat.", Aku tersentak kaget dan segera menyadari kalau tanganku sekarang sudah digandengnya, aku merasakan jantungku berdebar tidak karuan.

***

Sekolah, 12:00

Bel istirahat berbunyi, membuat anak-anak yang mendengarnya langsung pada berebut menuju kantin untuk makan siang. Terkecuali ..
"Ayo temenin gue main basket",
"Basket? Aku nggak bisa main itu. Main yang lain aja",
"Payah banget sih! Makanya sekarang temenin gue main, nanti gue ajarin.",
"Ta...taapi...",
"Bawel! udah sini.", Doni menyeretku ke tengah lapangan.
Hari ini cuaca panas terik, rasanya cahaya matahari benar-benar membakar kulit ku siang ini.
"Ayo sini rebut bolanya dari gue",
"Ihh aku gak bisa Don! kamu maksa banget sih!", Aku mengeluh kesal karna daritadi gak berhasil ngrebut bola dari Doni. Padahal sudah hampir 1jam aku mengelilingi lapangan hanya untuk merebut bola itu.
"Ayo sini Karinn. Weee", Doni sengaja meledekku.
"Rese banget sih! Udah ah aku cape!", aku pun melesat pergi menuju kelas tanpa memerdulikan Doni yang berteriak, "Karinn tunggu!!!".
---
"Kamu tuh ngerjain aku apa gimana sih?",
"Lho,siapa yang niat ngerjain lo? geer banget. Maksud gue baik tau mau ngajarin lo main basket.",
"Yatapi nggak gitu juga dong caranya. Itu mah ngerjain!",
"Yaudah deh, maafin gue ya Kar. Tapi maksud gue tadi baik kok.", nadanya penuh penyesalan.
"Hmm,iya aku maafin kok.",
"Okedeh, jadi nanti kita pulang bareng kan?",
"Eh, aku engg...",  tepat pada saat itu bel masuk berbunyi dan dia hanya melambaikan tangan berisyaratkan 'sampai nanti'.

16:00

Bel pertanda pulang sekolah berdering nyaring,aku dan Doni berjalan menuju rumah dikompleks. Ku lihat langit sore yang tibda-tiba berubah mendung. Sepertinya cuaca hari ini todak menjamin. Siangnya panas terik sorenya udah mendung gini.
Di tengah perjalanan, rintik-rintik hujan mulai turun sedikit demi sedikit. Tapi sepertinya Doni tidak terlalu memerdulikannya.
"Kok lo diem aja Kar?.", Doni membuyarkan lamunanku.
"Abis bingung mau ngomongin apaan.",
"Kar, gue mau ngomong sesuatu.", langkah kaki Doni dan aku berhenti.
Hujan pun turun sem akin deras. Secepat kilat Doni melepas jaketnya yang kemudian dipakaikan kepada ku. Doni sekarang berada didepanku,tatapan kami bertemu. Aku merasakan detak jantungku semakin tidak karuan. Aku berdoa dalam hati semoga laki-laki ini nggak akan macam-macam ditengah hujan deras begini.
"Mau ngomong apa Don?", aku berusaha bersikap biasa.
"Aku suka kamu."
dekk, jantgungku serasa lepas dari tempatnya, Nafasku tidak teratur, dan aku merasa pipi ku sangat merah.
"Ka... Kam.. Kamu lagi bercanda ya?",
"Gue nggak lagi bercanda Kar.", dia mengelus rambutku dengan lembut.
"Kenapa kamu suka sama aku?", Doni tidak langsung menjawab. Ia terdiam beberapa saat dan ..
"Lo menarik Kar, lo natural, lo apa adanya. Lo nggak kayak kebanyakkan orang.",
"Tapi kita baru kenal sehari Don",
"Bagi lo sehari, bagi gue ini udah terlalu lama banget. Mungkin lo nya aja nggak nyadar.",
"Yaampun.", hening. tidak ada jawaban.
"Jadi cewek gue ya Kar?", astaga mimpi apa aku semalam?, kenapa ia datang secara tiba-tiba ke hidupku? aku juga belum lama mengenal dia. Apa ini sudah jalannya?, kalau memang dia yang terbaik, aku berharap semoga keputusan ini bukan keputusan yang salah.
Aku diam sejenak dan menjawab..
"Iya.",
Doni memelukku erat ditengah hujan ini. Anehnya, aku merasa tubuhku hangat dan nyaman berada dipeluknya.

***

21:00

Tuhan, semoga memang dia yang kau pilihkan untukku.
Semoga hanya dia yang bisa menjaga dan mengerti aku.
Kau tahu tuhan?, aku menyukai seseorang tidak memerlukan kriteria.
Aku menyukai seseorang yang tulus kepada ku.
Tuhan, jika keputusanku untuk menerima dia ialah jalan yang benar tolong satukan kami. Jika bukan dia yang terbaik untukku, jauh kan saja kami.

***

06.20

"Selamat pagi princess Karin", sapa Doni.
Pagi ini terasa lebih indah karna sekarang ada Doni disampingku.
"Kamu berlebihan deh. Jangan membuat pipi ku merah dipagi hari.",
"Hehehe , iya deh. Udah yuuk berangkat, nanti kita telat.",
"Oke."
Seperti biasa selama perjalanan Doni terus menggandeng tangan ku, seakan dia tidak mau jauh dariku sebentar saja.
"Karin?",
"Eh, iya?",
"Kamu cantik.", belum sempat aku menjawab terdengar suara klakson mobil berulang-ulang.
Dan pada saat aku menoleh kebelakang, tau-tau Doni sudah mendorongku ke pinggir sehingga dia terlempar ke tengah jalan. Aku panik saat melihat kondisi Doni yang terluka parah dan tidak sadarkan diri.
***

Aroma rumah sakit yang berbau obat-obatan selalu membuatku tidak nyaman. Sesungguhnya aku tidak ingin lagi menginjakkan kaki ditempat ini, tapi karna terdesak aku paksakan.
Aku dan suster rumah sakit segera membawa Doni ke ruang UGD. Jujur,aku sangat khawatir melihat kondisi         Doni seperti ini.
"Maaf, mbak tunggu disini aja ya.", pinta suster.
"Oh,oke sus. Tolong selamatkan dia yah.", yang hanya dibalas dengan anggukkan.
YaTuhan, semoga tidak terjadi apa-apa sama Doni.

***

05:00

Aku mendapati diriku tidak dikamarku seperti biasa. Setelah mengingat kejadian apa yang sudah terjadi, aku  sadar semalaman aku menginap dirumah sakit untukl menemani Doni. Sudah ber jam-jam dia belum sadarkan diri dari koma. Aku semakin khawatir.
Ragu-ragu tapi pasti, aku masuk kekamar rawat bernomor 55 itu.
Aku melihat Doni tertidur lelap, mungkin sedang bermimpi indah. Seketika ku memperhatikkan wajahnya. Begitu tampan dan meluluhkan hati.
Walau ada beberapa luka didahi dan dipipi, itu tidak menjadi penghalang untuk mengungkapkan betapa indahnya wajah itu.

Doni terbangun,menatap kesekliling.
Menyadari dirinya yang terluka parah sedang diperban dan selang infus dihidungnya.
"Karin",
Dia memanggil namaku dan menggenggam jemariku, seakan tidak ingin kehilanganku.
Dia tersenyum dan berkata,
"Jangan sedih, mungkin waktukku didunia nggak akan lama lagi,tapi hati ini akan selalu bersama mu.",
Detik itu juga aku menangis.
"Jangan ngomong gitu! Kamu pasti sembuh Don! Kamu harus kuat! Jangan tinggalin aku.",
Air mata ku mengalir deras di pipi.
"Aku sayang kamu Karin.",
Doni kembali memejamkan mata, dan terdengar suara dari mesin ilmiah itu yang menandakan .......................
kamu telah tiada...


***

Sangat sulit menerima kenyataan kalau kamu telah tiada.
Kamu pergi terlalu cepat. Padahal aku baru saja akan mengenalmu.
Jikalau bisa aku meminta,
Aku ingin bersamamu lebih lama lagi,
Aku ingin melihat senyum indah mu lagi,
Aku ingin tahu hobby mu,
Aku ingin tahu makanan favoritmu,
Aku ingin tahu siapa artis favoritmu,
Aku ingin itu semua. Sangat ingin.
Tapi apa daya, aku tidak bisa membuatmu kembali lagi kedunia ini.
Dan satu hal yang mungkin kamu belum dengar dari ku ..
Aku juga sayang kamu Doni.
Selamat jalan....

Hujan pun turun dengan deras di pemakaman.




-Icas-

Sabtu, 27 Oktober 2012

The first and the Last snowfall for you

Hidup mati memang tidak ada yang tahu...
hidup mati merupakan rahasia besar yang sampai orang pintar pun ngga bakal bisa membongkarnya.
Kamu sudah terbaring dibawa tanah basah itu. Menandakan sudah habis masa mu di bumi ini.
Kamu bukan menyerah ataupun kalah dengan penyakit itu. 
"Tapi memang sudah waktunya..."
itu katamu terahkir kali . padaku . 

***
ini adalah kumpulan-kumpulan memori tentang kamu...

"Satria!!..." panggilan lembut serta senyum ceria itu yang selalu membuatku mengagumi kamu. 
"Hai Nat..mau latihan nih?" tanyaku yang melihat kamu menenteng bola basket. Aku tersenyum, bola basket itu adalah hadiah ulangtahunmu dariku.
"Iya dongg...main sama aku yuuk" kamu merajuk manja. Kalau sudah begini,aku hanya bisa mengikuti kemauanmu. Karena tidak akan ada kekuatan untuk menolaknya sekalipun permintaan yang sulit kamu berikan untukku.

***
Kamu adalah seorang perempuan tertangguh yang pernah aku lihat...
"Nat?kamu sakit?" tanyaku karena melihat bibirmu memutih dan wajahmu yang terlihat pucat
"Ahkir-ahkir ini aku sering pusing Sat. Tapi gapapa kok,ayo kita main.." 
Aku merasa gelisah. Tapi ahkirnya aku memutuskan untuk bermain juga. Langit mendung ini tidak akan membuatmu terlalu berpeluh dan capek . Makanya aku menuruti kamu...

seru sekali bermain basket denganmu. Kita tertawa lepas . 
angin mendung menerpa rambutmu yang panjang,yang membuatmu tampak lebih cantik dan tangguh. 
Terlalu mengagumi keindahan itu, bola basket ditangan ini lepas karena direbut oleh kamu. 
apakah ini salah satu trik mu?
kamu sudah siap ingin melakukan tree point. tapi tiba-tiba...
"Nat...Natal...kamu kenapa? Nat bangunn.."
kamu terkulai lemas dan memejamkan mata.

*** 
aku langsung melarikan mu ke Rumah sakit . Dan Menghubungi orangtuamu.
berkali-kali aku memanggil namanu untuk segera bangun . Tapi kamu masih dengan tenangnya merapatkan kelopak matamu. 
"Satriaa?apa yang terjadi dengan Natal?"
"saya gatau tante. wajah Natal memang daritadi pucat"
"tante juga sedang bingung dengan Natal. Setiap hari dia selalu mimisan. Wajahnya selalu pucat" isakan ibumu membuatku tambah khawatir.
kamu kenapa Natal?

***
ibumu dipanggil oleh dokter ke ruangannya. Aku bingung.
kukira dokter itu akan keluar ruangan tempat kamu tidak sadarkan diri dengan berkata "semuanya baik-baik saja"
namun ternyata tidak, 
singkatnya, sehabis keluar dari ruangan dokter. Ibumu menangis sejadi-jadinya sambil di tuntun oleh seorang suster. Aku makin bingung. 
apa yang sebenarnya terjadi?
ibumu mendudukan diri dikursi sebelah ku dan menyodorkan amplop coklat. tanpa pikir panjang aku merobeknya sejadi-jadinya dan melihat isi kertasnya...
aku bagai tersambar petir.
tertera "postif leukimia limfostik akut"

***
sama seperti ibumu, begitu kamu mengatahuinya kamu menangis sejadi-jadinya. 
Kamu meraung sejadi-jadinya. Kamu marah terhadap tuhan. Dan kamu marah terhadap dirimu sendiri.
Selama ini semua orang mengenalmu seorang cewek yang tangguh. Yang merupakan playmaker di tim basket mu. 
Sekarang apa daya, mau tidak mau kamu harus melepas hobi mu itu. 
karna hanya akan memperlemah kondisi fisikmu . Leukimia mu sudah mendudukin stadium yang cukup serius.

Hari-hari yang kau lalui penuh dengan tangisan. 
Kamu tidak boleh terus begini Natal... 
Maka pada hari minggu aku membawamu ke Gereja. Agar kamu bisa mengerti.
segala sesuatunya terjadi karena Tuhan punya rancangan terbaik . 
dan ketika ibadah telah usai,kamu menggerakan kursi rodamu ke arah salib Yesus.
"Natal.. mau tau fakta istimewa?" tanyaku
"apa?" jawabmu serak
"Natalia Christina. kamu lahir dibulan Desember tanggal 25. Persis Hari natal. apa itu tidak istimewa?kamu putri Natal. Kamu lahir di hari yang kudus."
"lalu kenapa?" tanyamu dengan airmata mengalir
"Tuhan Yesus baik terhadapmu Natal... Ia memberikan semua ini kepadamu karna Ia tau. bahwa kamu bisa melaluinya. Segala sesuatunya akan berbalik kepadaNya Natal. Apa kamu menolakNya?apa kamu tidak ikhlas? Ia ingin lebih dekat denganmu Natal.. karena Ia tahu..kamu adalah putri Natal sesungguhnya...."

setelah hari itu, tidak ada lagi airmata mengalir dari sudut matamu,
tidak ada lagi wajah penuh kepasrahan. 
kamu sekarang lebih dekatNya . 
Bahkan ketika ayahmu menawarkan sumsum tulang belakangnya agar bisa di Transplantasi-kan.
kamu menolaknya.
ahkirnya keluargamu dan kamu Menyerahkan semuanya kepadaNya.bukan pasrah.
tapi Kamu memang benar-benar ingin lebih dekat dengnNya lebih dalam lagi.

Sekarang kamu terlihat lebih tegar jika darah segar mengalir dengan derasnya dari hidungmu. Dulu saat pertama kali, kamu menangis dengan marahnya
Tapi tak urung,ketika malam tiba kamu menangis sebelum tidur. Kamu masih meratapinya.
aku pun begitu Natal... hatiku hancur sama dengan hatimu yang hancur saat ini..
"aku tidak mau kehilangan kamu putri Natal.." isakku sambil mendekapmu

hingga tiba,kondisimu makin memburuk. wajahmu seputih kertas. 
dan beruntung ada sebuah Yayasan yang menawarkan pengobatan gratis ke New York.
itu disebabkan karena sebuah artikel yang kubuat untukmu
"Playmaker pebasket tangguh harus menjadi penderita leukimia"
aku seorang penulis di salah satu surat kabar.

awalnya kamu menolaknya, namun aku memohon sambil tersungkur untuk menerimanya
"Natal...pliss aku tidak mau menunggu sampai waktu habis. Mungkin Tuhan ada rencana lain untuk dapat membuatmu sembuh." isak ku
"aku sudah ikhlas Satria.." jawabmu sambil mengelus kepalaku
setelah berbagai bujukan yang datang dariku dan keluargaku, ahkirnya kamu mau.
Keluargamu bilang pengobatan gratis itu merupakan rezeki dari Tuhan .

****
Tibalah keberangkatan kita ke New York.pas sekali dengan musim salju disana. karena bulan ini adalah bulan desember 
 aku ikut. dan orangtuamu menyetujuinya.
"Satria.. aku ingin melihat salju turun. aku penasaran. bagaimana pemandangan salju turun di hari natal. sebentar lagi kan tanggal 25" ucapnya padaku saat di rumahsakit  di daerah Manhattan
"you got it" ucapku tersenyum

***
tepat tanggal 25 desember..
"Happy birthday Nataliaa" aku langsung memeluknya erat 
"terimakasih Satria.. mana hadiahnya?" ucapmu lemah
"ayo ikut aku ke Daerah Brooklyin. I had something to you"

***
pada malam hari-nya, kamu sekeluarga dan aku langsung menuju Brooklyn . 
awalnya dokter yang menanganimu tidak setuju. Namun langsung memperbolehkan melihat kondisimu yang lumayan daripada kemarin
keluargamu,kau suruh tinggal di mobil.
aku langsung menurunkanmu dari mobil dan membawa mu ke sesuatu tempat.
sebuah padang rumput yang luas di Daerah Taman Prospect Park di daerah Brooklyn
padang rumput itu sudah kupersiapkan lampu-lampu natal dan bangku taman
aku mengangkatmu dari kursi roda dan mendudukanmu di kursi taman. kamu mengenadahkan tanganmu untuk menyentuh salju-salju yang turun 
"Merry Christmast and Happy birthday to you Putri Natal" ucapku sambil memberikan semacam figuran Tanaman Mistlotoe
"Thankyou satria.." balasmu sambil menangis dan memelukku.

"Satria..aku bahagia,, aku bahagia kalau hari ini Tuhan memanggilku untuk bersamanya"
ucapmu sambil meletakkan kepalamu di bahuku
"apa yang kamu katakan? kamu tidak boleh berucap seperti itu" jawabku gusar
seketika aku melihat mata Natal terpejam erat , tersungging senyum manis yang menghiasi wajahnya.
Putri Natal sudah bersamanNya .....

***
hari-hari di Manhattan dan Brooklyn merupakan hari yang terindah yang kualami bersamamu putri Natal...
snow fall terindah dan tersakit yang pernah ku alami .

sekarang Nisan putih itu sudah tertulis namanu
"Natalia Christin
25-12-95 - 25-12-12"

selamat jalan putri Natal... aku menyayangimu...

Selasa, 23 Oktober 2012

Seuntai Kata

Ketika sebuah persahabatan harus didasari oleh kemunafikan..
Ketika sahabat merubah derai tawa menjadi derai tangis..
Ketika sahabat merasa masih saling memiliki namun sebenarnya separuhnya hilang..

Tahun-Tahun terahkir ini, mengapa harus dihabiskan dengan kemunafikan,kedengkian,kesakitan,ketidakpedulian,keegoisan?
Katanya kita sahabat?


-Dari separuh sahabatmu
yang bingung memilih dengan siapa ia harus bermain dan berbagi....-

Selasa, 02 Oktober 2012

-

Kalau kamu kira aku baik, kamu salah. Aku ini jahat
Kalau kamu kira aku hebat, kamu salah. Aku ini payah
Kalau kamu kira aku pemberani, kamu salah. Aku ini pengecut
Kalau kamu kira aku cerdas, kamu salah. Aku ini bodoh
Kalau kamu kira aku rajin, kamu salah. Aku ini pemalas
Kalau kamu kira aku kaya, kamu salah. Aku ini miskin
Kalau kamu kira aku cantik, kamu salah. Aku ini buruk
Kalau kamu kira aku pengertian, kamu salah. Aku ini egois
Kalau kamu kira aku kuat, kamu salah. Aku ini lemah


Tapi,
Aku berusaha tersenyum walau ingin menangis
Aku berusaha tenang walau panik
Aku berusaha bangkit walau lelah
Aku berusaha have fun walau booring
Aku berusaha menyayangi walau membenci
Aku berusaha 'baik-baik saja' walau 'tidak sangat baik'


Aku tidak seperti apa yang kamu lihat.
Aku tidak menjadi diriku dihadapanmu.
Aku berusaha menjadi 'impianku' di mata mu.
Aku ingin terlihat Sempurna biarpun sesungguhnya aku 'jauh' dari kata sempurna
Aku ingin terlihat seperti yang lainnya, walau aku tau aku tidak akan pernah bisa seperti mereka.

Aku sudah belajar menghargai.
Aku sudah belajar mengerti.
Tapi tidak satu pun menghargai.
Tidak satu pun mau mengerti.

Satu per satu menjauh.
Satu per satu pergi.
Satu per satu menghilang.
Dan pada akhirnya, aku sendiri.




-Icas-

Jumat, 29 Juni 2012

20 September 2010

Vivicaneta,

mereka menyebalkan tapi mengasyikkan

mereka terkadang gila tapi gue tetap sayang mereka

mereka terkadang baik tapi terkadang suka jail

mereka suka menyindir-nyindir soal mantan tapi mereka juga yang memberi semangat untuk move on


Dan ini yang terakhir, mereka suka membully! sampai-sampai membuat orang merasa kesal dan membuat bibir maju sampai 5 senti


tapi, jika tidak ada mereka dan segala hal-hal yang menjengkelkan itu, tidak akan membuat persahabatan vivicaneta lebih indah dan penuh warna

jujur, kalau lagi liburan panjang tiba seperti sekarang ini, terkadang gue selalu kangen sama kalian-kalian (gausah nge-fly dikangenin gue) kangen sama lawakan kalian, ciri khas suara tawa kalian masing-masing, tampang kalian kalau lagi bete habis dijailin atau habis dibully, kangen juga sama khotbah-khotbah dan nasehat/masukan dari kalian kalau gue habis curhat tentang isi hati gue *asek asek*. emmm terus kangen juga sama tampangnya kalian kalau lagi ngakak. hahaha lucu banget tau gak mulutnya pada kebuka lebar-lebar. dan menurut gue itu............ sangat natural. (omong-omong lo semua juga kangen gue ngga nih pas lagi liburan gini?)

hari-hari selalu kita lewati dan kita isi dengan berbagai macam cerita, curhatan-curhatan galau,senang,kesal,dll. dan obrolan-obrolan dengan topik yang seru. kita juga suka menggosip tentang murid-murid di lingkungan sekolah kita dan suka menilai serta mengomentari sifat-sifat murid tersebut. entah murid itu baik, sopan, pintar, sombong, norak, menyebalkan, sok penguasa, suka cari perhatian, dan masih banyak lagi komentar-komentar lainnya.

ohya terkadang kita juga suka berkhayal yang aneh-aneh dan yang anehnya lagi khayalan itu selalu dapat membuat kita tertawa terbahak-bahak. salah satu contoh khayalan yang gue inget itu, pas kita lagi ngayal tentang vivicaneta ke Bandung naik ojeknya tasya lewat jalan tol. 1 motor gitu berlima. gue diban-nya, shaviraa tengkurap di motor, sedangkan yang lainnya ngedudukin shavira. di Bandung kan banyak tanjakannya tuh, nah pas kita mau naik tanjakan motornya ngga kuat buat naik, eh malah merosot turun ke bawah lagi. serius pas disitu gue ngakak abis ngebayanginnya. tapi pas lagi ngomongin itu, gue inget banget si tasya ngga ketawa ngakak. dia biasa aja. paling cuman senyum mesem-mesem doang. soalnya dia lagi kesel karena lagi-lagi dia yang jadi korban bully. yang ketawa ngakak pas itu cuman gue, ikes, sama shavira. kalo pia gue lupa dia ngakak atau engga. hahaha
dibalik kejadian-kejadian seru itu, kita juga pernah merasa kesal satu sama lain dan hampir bubaran juga waktu itu. memang dimana-mana setiap persahabatan ngga akan mungkin selalu berjalan mulus terus, pasti terkadang ada suatu masalah yang tak diduga yang datang secara tiba-tiba serta banyak juga segala macam rintangan yang harus dilalui. tapi justru dari situlah kita belajar untuk saling memahami satu sama lain, belajar untuk menghargai satu sama lain, serta mengerti perasaan satu sama lain. dan dari rintangan yang kita lewati itulah justru malah mempererat persahabatan kita. tanpa rintangan itu mungkin persahabatan kita ngga bakalan erat sampai sekarang ini dan yang pastinya kalau tidak ada rintangan tersebut tidak akan membuat persahabatan kita lebih seru dan menantang !!! 

Gue bener-bener beruntung dan seneng banget bisa punya sahabat seperti kalian-kalian. kalian semua tuh udah gue anggap sebagai keluarga kedua dihidup gue. gue juga sayang sama kalian semua, seperti gue menyayangi pacar gue (xoxoxo :p) ya gue tau ini memang lebay. tapi kenyataannya memang begitu. gue udah ngerasa nge-klop banget bersahabat sama lo lo pada. ya walaupun kadang lo semua sering bikin gue kesel gitu. tapi satu yang harus lo semua tau nih "rasa sayang gue ke lo semua ngga berkurang :)" (so sweet kan gue? gosah melambung ke awang-awang ya baca ini)

ohya kita juga selalu melengkapi kekurangan satu sama lain, misalnya nih kayak gue, tasya, sama ikes kan paling o'on di matematika, sedangkan si shavira sama pia tuh paling pinter sana yang namanya matematika. nah mereka berdua berbagi ilmu ke kita bertiga yang o'on matematika ini. mereka berdua ngajarin kita sampai ngerti. ya walaupun setelah diajarin jujur gue juga rada lupa lagi -_- tapi ngga papa, toh nanti gue juga bisa minta tolong ajarin lagi xoxoxo :p baik kan mereka?
Trus contoh lagi, si tasya kan pinter bikin tulisan grafity gitu nah gue juga kepengen bisa. soalnya enak aja gitu kayaknya bisa bikin tulisan bagus gitu dikertas. dia ngajarin gue bikin tulisan grafity-grafity itu. kadang gue juga suka minta tolong dia buat ngebikinin nama gue make tulisan grafity gitu. sekarang sih Alhamdulillha gue udah lumayan bisa bikin tulisan grafity. ya walaupun masih ecek-ecek dan belum bisa sebagus punya tasya. tapi gue tetep bersyukur yang penting intinya gue udah bisa walaupun masih lumayan hasilnya o:)
pernah tuh pas waktu itu ada tugas bahasa Indonesia dikelas gue, disuruh bikin kalimat poster/slogan make tulisan grafity. Nah mampus aja pas disitu. Gue kan masih kurang bisa bikin tulisan begituan. Gue liat punya tasya, sama temen-temen gue yang lain. Hasilnya pada keren-keren trus bagus-bagus juga. Gue bingung mau bikin gimana. Gue yakin pasti nanti hasil bikinan gue jelek banget. Apalagi slogan itu kan kalo ditulis dikertas ukuran hurufnya ngga boleh terlalu kecil. Harus rada gede. Nah disitu dia kelemahannya gue ngga bisa bikin tulisan grafity dalam ukuran yang rada gede atau sedeng. Gue bisanya yang kecil-kecil biasa. Akhirnya gue nyuruh si tasya yang ngebikinin. Habis gue udah bingung dan ga ada ide kreatif sama sekali pas itu. otak gue udah buntu banget. gue udah pesimis gara-gara ngeliat hasil temen-temen gue pada bagus. tapi si tasya ngga mau ngebikinin punya gue. dia bilangnya gue mesti nyoba bikin sendiri dulu. karena katanya hasil bikinan diri sendiri itu bakalan kerasa lebih puas dan menyenangkan ketimbang hasil bikinan orang lain. Trus gue mikir, bener juga sih apa kata tasya. ngga papa lah jelek yang penting usaha sendiri dari pada bagus tapi bukan usaha sendiri? percuma.
pada akhirnya gue nyoba-nyoba bikin sendiri. usaha banget deh gue pokoknya. sampe si ikes ngeledekin gue katanya gue serius banget ngerjain beginian doang. mungkin bagi dia bikin beginian gampang, tapi buat gue bikin beginian itu susah. jadi makanya harus dibutuhkan keseriusan yang tinggi. (huwahaha asek asek begaya bener bahasa gue)
dan.................saat tugas-tugas bikin slogan itu sudah waktunya untuk dikumpulkan ke ibu guru, ternyata punya gue dipuji sama guru bahasa indonesia gue. katanya slogan punya gue bagus dan menarik. aaaaaaaaa disitu gue bener-bener seneng banget dan jujur ngerasa bangga juga dalem hati karena itu hasil usaha gue sendiri coy!! ya gue tau gue norak banget tapi ya ngga papa lah norak sekali-kali toh lagian juga gue kan noraknya cukup dalem hati aja. ngga gue tunjukin terang-terangan di depan umum ;)
Gue berterimakasih banget tuh sama tasya. kalo bukan karena dia yang nyuruh gue usaha sendiri dan bilang bahwa usaha sendiri itu lebih terasa puas dan menyenangkan dari pada bikinan orang lain, gue ngga mungkin ngelakuin itu. Gue pasti bakala tetep maksa/nyari orang-yang-menurut-gue-grafitynya-bagus-untuk dimintai tolong ngebikinin kalimat slogan buat gue. Pokoknya kita tuh selalu melenhkapi kekurangan satu sama lain deh. hehehe^^


Huh, ngga kerasa banget ya sebentar lagi kita udah mau kelas 9, udah mau jadi siswa paling dewa dikalangan anak SMP. waktu tuh emang kerasa cepet banget berlalu ya kalo dilalui sama orang-orang yang kita sayangi. uhukk...uhukkk...hikss.hikss..
Dan inilah saat-saat yang paling ngga gue suka dari jaman baheula. “kenaikan kelas
Sengaja gue tebelin tuh kata-kata habis gue kesel banget sama yang namanya kenaikan kelas. gue sebenernya tuh pengen dan mau naik kelas. Cuman masalahnya yang bikin gue sebel dari kenaikan kelas itu, karena pasti gue bakalan pisah sama temen-temen yang udah nge-klop banget sama gue. Terutama ya pasti vivicaneta ini. Belum tentu nanti kita semua bisa sekelas lagi. Bisa jadi nanti malah kepisah-pisah.
Gue sih ngga pernah ngebayangin kalo kita kepisah gitu gimana. Soalnya kan dari kelas 7-8 ini kita selalu sekelas terus. Kalo seandainya kita kepisah gitu ya yang pasti gue bakalan sedih banget. Karena ngga bisa bareng sama kalian lagi. Ngga bisa becanda bareng dan curhat tiap saat lagi sama kalian. Paling kita bisa ketemu kalo pas lagi jam istirahat aja. Itupun kalo istirahat pertama dipake buat makan dan yang istirahat kedua gue sama shavira sholat dzuhur. Jadi waktunya juga ngga banyak kalo buat cerita/ngumpul bareng gitu. Serius itu ngga enak banget. Gue sih berharap kita bisa sekelas lagi *aminnn…* gue pegen dikelas akhir masa-masa SMP ini gue bisa ngehabisin waktu gue sama kalian semua :’) gue berharap banget ini pak suryadi (wali kelas vivicaneta) ngebaca ini trus terharu biru gitu dan langsung bilang ke kepala sekolah kalo kita wajib sekelas di kelas 9 nanti!!!

Gue tuh dari sekarang udah ngebayangin tau gimana kalo kita ngga sekelas lagi. Gue yakin banget pasti gue bakalan kangen sama kalian semua. Kangen saat-saat kita bercanda bareng dikelas, ketawa bareng, ngerusuh bareng, kangen pas dihukum bareng gara-gara ketauan makan kuaci pas pelajaran biologi, kangen saat nge galao bareng, kangen sama semangat yang kalian kasih ke gue pas gue lagi cedih uuuuL, kangen sama lawakan kalian, keisengan kalian, kangen nyicip-nyicip makanan kalian kalo pas isirahat. Terutama nyicipin makanannya tasya yang top markotop sama udang goreng tepungnya si via, trus kangen sama jurus-jurus nge-bully kalian yang bisa bikin orang manyun, kangen pas kita ngayal bareng-bareng tentang hal-hal yang konyol dan kocak lagi. Dan kangen sama banyak hal lagi. Pokoknya kangen sama banyak hal-hal lain tentang vivicaneta yang kita lakukan tiap hari dikelas 7-8 ini yang ngga bisa gue ungkapin semuanya dalam kata-kata. Pokoknya semua hal tentang vivicaneta itu ngga akan pernah gue lupain. Pasti bakalan ke save terus di memory otak gue. Vivicaneta is the best ever in my life deh pokoknya! *asek asek*
Gue ngga tau apa yang bakalan terjadi nanti, gue cuman mau berharap aja semoga kita bisa sekelas dan bersama-sama lagi seperti sekarang ini. Aminnn o:) (yang baca ini wajib aminin juga ya!! :D)

Gue cuman mau titip pesan aja nih ke kalian, kalo misalnya nanti kita ngga sekelas lagi, jangan pada sombong-sombong ya, tetap selalu inget sama vivicaneta okey? ;) trus kalo dapet temen baru, temen yang lama jangan dilupain okey? ;)


Little quote:
“friendship means understanding, not agreement. It means forgiveness, not forgetting. It means the memories last, even if contact is lost” -@Notebook

by: nesia ald'syvr B)


Kamis, 28 Juni 2012

Nothing last forever

Kalo udah ngeliat judul dari cerita ini "Nothing last forever"
semuanya pasti udah pada tau . Judul ini adalah judul lagu milik Maroon 5 .
tapi gue mengisahkan "Nothing last forever" ini bukanlah tentang soal percintaan. Tapi..
Persahabatan...

***

Ahkir-ahkir ini, adik gue sering banget curhat tentang dia dan sahabatnya . Mereka baru kelas 5
Setiap tahun naik kelas, adik gue pasti selalu berganti-ganti teman/sahabatnya .
Bukan karna dia bosan terhadap masing-masing teman di tiap tahunnya.
melainkan, si teman adik gue inliah. Yang cuman "omong doang" buat terus bisa bersahabat dengan adek gue.

Pernah suatu kali, dia mempunyai teman saat kelas 3sd. Temannya baik banget sih emang, baik juga terhadap gue. Tapi pas naik ke kelas 4, mereka udah jarang tegur sapa. Padahal tadinya,maksud ade gue buat ngajak main bareng lagi kayak dulu.

Disini gue narik kesimpulan, kok bisa sahabat dengan mudahnya mencari yang lain dan melupakan yang lama cuman gara-gara tempat yang gak menyatukan mereka lebih dekat lagi.
Apa sahabatan modelnya kayak gini?model yang "akrab-kalo-disatukan-oleh-tempat-namun-ketika-tempat-berbeda-persahabatan-putus" ?

Ya tapi, gue cuman bisa pukpuk ade gue, dan ngomong sama dia kayak gini "Nothing last forever dek".
Dia langsung mendadak ceria dan bales jawaban gue kayak gini "gue cari lagi ahh.. yang baru"

Dan disini gue mikir, ini orang kok kayak nyari pacar ya? "nyari yang baru"

***

Dan setelah udah punya teman baru. yang kerennya salah satunya ada yang laki-laki, dan yang lebih kerennya lagi mereka membentuk genk . Haha, keren kan.
tapi ujung-ujung naik ke kelas 5 . Ditinggalin lagi!!!

Disini gue kembali berpikir. Ini bener-bener model persahabatan yang sesungguhnya atau ini model persahabatan anak sd labil?

Dan setelah kelas 5 ini, dia kembali punya teman baru. Dan kerennya lagi, temennya ini hampir serupa dengan wajah ade gue.
yaa, rambut gelombang,kacamata,poni kesamping.
Dan lebih sangat kerennya, ade gue mulai membentuk genk lagi. ( Kalo dia ngebaca pasti dia bakal ngeralat kata "genk" dengan kata "kelompok persahabatan" )
Dan amat sangat kerennya lagi, anggotanya ada yg laki-laki kelas 6. wuahahah kakak kelas.
ya tapi gimana ya, mau sekeren apapun itu komponen-komponen persahabatannya dia, tetep aja
bubaran lagii...

Dan disinilah curhat ade gue bermulai, temannya yang memiliki wajah serupa dengan teman ade gue ini, udah menunjukan tanda-tanda bosen bersahabat dengan ade gue. Dan menurut curhatnya lagi, temen ade gue ini sekarang lebih akrab sama seorang teman laki-laki mereka di salah satu genk mereka ( kembali membentuk genk)
Dia juga bercerita, ahkir-ahkir ini mereka suka berantem dan men"jleb" kan kata-kata .
Ade gue sedih,pasrah,galau,kesal yaa gitu dehh.
Dia nanya sama gue
"Kak,sebenernya tuh, model persahabatan yang asli tuh gimana? Setiap naik kelas, pasti ujung-ujungnya begini. Mereka yang aneh atau gue yang kuper sih? sampe setiap tahun gue harus nyari yang baru gini. bete gue"
Gue gabisa jawab. Gue bersahabat dengan anak vivicaneta aja dari kelas 7 . Yang awal bermulanya kita dulu itu saling musuhan. Berantem pasti ada, Salah paham pasti ada, unek-unek juga pasti ada.
Tapi kami gak berniat sekalipun untuk bubaran ataupun nyari yang baru. ini kan persahabatan bukan pacar -_-
Kami,vivicaneta bisa sampe 21months begini juga pembawaan dari sononya.
Maksudnya gini, kita masing-masing pasti gak semudah dan sebisa itu buat nyari yang baru dan melupakan yang lama.

Ahkirnya gue ngejawab sekenanya ke ade gue "sabar yahh.. mungkin ini model persahabatan anak sd labil"
yaaa,dalam itungan detik barang-barang di meja belajar ade gue abis dilemparin ke gue...

***

Beberapa minggu berlalu, ini adalah liburan kenaikan kelas. Karna gue gak akan kemana-mana pas liburan ini,ahkirnya gue memutuskan minjem novel punya sahabat gue dari salah satu anggota vivicaneta.
judulnya keren, "Refrain" yaaa walau gue gatau artinya apaan.
Serius! gue ngga ngerti artinya apaan.
Tapi yang jelas latar ini novel tentang kisah persahabatan antar 2 cewe dan 1 cowo.
dimana si 2 cewe ini saling menyukai 1 cowo ini.
Ade gue ngeliat novel itu. Trus dia buka-buka halamannya.
iseng katanya buat liat-liat.
4menit kemudian dia berteriak ke gue sambil ngomong "kak... kak... liat niihhhh, ni kata-kata bagus amat di novel ini... tentang pershabatan kak!! dan cocok lagi sama gue... aih. Gue jadiin status facebook ah. Eh pinjem bentar ya"
Gue nggatau kata-kata yang mana dia maksud. Tapi sekembalinya dia abis update status fb, gue langsung nanya ke dia , "Emang yang mana sih quotes bagusnya?"

Ade gue langsung membuka halaman itu kembali dan nunjukin ke gue

" Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya" -Winna Efendi
Gue manggut-manggut.
apa benar isi quote itu? Namun gue kembali lagi buat berpikir.
Persahabatan yang berusaha sebisa mungkin berjuang untuk mempertahankannya , adalah tergantung dari kita masing-masing.
Sampe saat ini gue masih much comfortable dengan vivicaneta. Dan berharap bisa sama-sama terus :)
aminnnnnnn

Dan untuk ade gue. Gue yakin suatu saat dia bakal dapet persahabatan yang indah juga. Semuanya udah ada yang ngatur. Dan Dia yang ngatur itu, sudah merencanakan yang terbaik.





Ini untuk ade gue :)
Gue yakin lo bakal dapet sahabat yang setia :)
- Tasya

Jumat, 22 Juni 2012

I still love you part2


Sorry lama nge postnya ya, baru sempet nge-blog nih hehehe :p

Seminggu setelah kau pergi, kujalani hari-hari tanpa semangat sekalipun.
sudah pasti ini karena efek patah hati.
kebanyakan perempuan kalau habis putus sama pacarnya pasti mau ngapa-ngapain itu bawaannya selalu malas. gak bersemangat. pokoknya memble banget deh pasti.
aku ingin sekali rasanya menjauh darimu. tidak bertemu kamu setiap hari saat istirahat di sekolah dan yang paling utama tidak berhadapan denganmu. tapi entah kenapa setiap jam istirahat atau saat aku izin keluar kelas untuk pergi ke toilet, kadang aku selalu bertemu denganmu. dan itu sangat membuatku merasa canggung.
aku melihat sedikit perubahan darimu. kamu tidak seperti yang dulu. dulu saat sebelum kita pacaran kadang kamu masih sering menyapaku atau hanya sekedar tersenyum saja. tapi sekarang? jarang sekali. kau terlihat cuek sekali padaku. saat kau berjalan didepanku, boro-boro tersenyum atau menegur sapa. kau malah terus berjalan santai menengok ke depan. tanpa menoleh sedikit pun ke arahku.
seakan-akan kau berpura-pura tidak melihatku. intinya sekarang kau sombong padaku.
aku tidak mengerti  mengapa tiba-tiba kau bisa berubah seperti itu. tapi.....sudahlah. biarkan saja. buat apa dipikirkan toh memang wajar kalau dia bersikap seperti itu sekarang. karena statusku dan dia sudah bukan "in relationship" lagi. just friend. remember! just friend.

***
Keesokan harinya saat aku baru masuk kelas, aku tidak sengaja mendengar obrolan temanku.
dia sedang bercerita ke temannya. subjek yang diceritakan-nya adalah kamu.
dengar-dengar dari gosip anak kelas sebelah, kamu sudah tidak sendiri lagi. kamu sudah mempunyai wanita baru pengganti diriku.
nyesssssss.......detik itupun juga mataku mulai terasa panas. tapi buru-buru kutahan agar tidak menetes. dan buru-buru juga kupasang tampang poker face. Aku berpura-pura tidak peduli. padahal dalam hati ingin rasanya aku berteriak sekencang-kencangnya untuk melampiaskan kekesalan dan rasa cemburu dalam hatiku. Tapi itu tidak mungkin kulakukan. Karena “kelas” bukanlah tempat yang tepat untuk melakukan hal seperti itu. Aku hanya bisa duduk terpaku ditempatku. Kecewa. Segitu cepatnya kamu menemukan pengganti diriku dan segitu cepatnya juga kamu melupakanku. Sekarang aku baru tau inilah alasanmu yang sesungguhnya mengapa kau meminta untuk mengakhiri hubungan denganku seminggu yang lalu. Ternyata karena kamu telah mencintai wanita lain. Pada saat itu, mungkin kau tidak enak hati untuk mengatakan yang sebenarnya kepadaku. Jadi kau hanya memberikan alasan bahwa kau merasa kita lebih cocok untuk berteman saja. Aku tidak menyangka kau tega melakukan ini padaku. Belum 2 minggu setelah kau putus dariku, kau sudah jadian dengan orang lain. Apa kamu tidak pernah berpikir bagaimana dengan perasaanku, ketika melihat kamu sekarang telah menjadi milik orang lain? Apalagi orang itu tersebut adalah orang yang sudah aku anggap seperti kakak-ku sendiri. Aku sangat tidak percaya dengan kenyataan yang aku lihat sekarang. Ternyata orang yang aku anggap baik selama ini belum tentu dia benar-benar baik hatinya. Benar apa kata pepatah “don’t judge a book by it’s cover!”

***
karena kasihan melihatku murung terus beberapa hari ini, temanku berniat untuk menghiburku. Malam ini mereka mengajakku hangout ke sebuah café di Jakarta yang terkenal asik untuk nongkrong. Kebanyakan cewek galau bilang kalu mereka lagi suntuk pikirannya, mereka pasti akan dating ke cafe ini untuk sejenak menenangkan pikirannya dan melupakan sekelebat masalah yang sedang ia hadapi. Menurutku mereka lebih memilih tempat ini untuk sejenak menenangkan pikirannya karena disini sih lumayan banyak cowo-cowo ganteng nan kece serta macho-macho pula. Makanya kebanyakan cewe-cewe galau itu memilih untuk kesini. Lumayan buat cuci mata. Selain itu disini juga ada sedikit rak untuk tempat novel-novel remaja, komik, serta majalah-majalah  remaja yang lagi nge-trend saat ini. Kita boleh membacanya gratis! Dengan catatan tidak merusaknya dan mengembalikan kembali ke tempatnya dengan rapih. Asik sekali bukan? Ditambah lagi dengan suasana cafe yang menarik dan sangat nyaman serta homeband yang menyanyikan lagu-lagu yang membuat suasana makin asik saja disini, Membuat setiap pelanggan yang datang selalu betah berlama-lama disitu.
Malam ini florenza cafe terlihat ramai, mungkin karena malam minggu jadi banyak pengunjug yang datang. Saat memasuki cafe, kami memilih tempat duduk yang menghadap ke dunia luar di pinggir dekat taman, dan menghadap kearah homeband yang sedang menyanyikan lagu-lagu itu, suasananyan sangat asri dan terkesan asik sekali. Tidak salah teman-temanku mengajakku hangout kesini. Menurutku tempat ini sangat romantis untuk orang yang sedang berpacaran. Tapi sayangnya aku tidak punya pacar, aku kesini hanya ditemani teman-teman yang setia sekali padaku. Tapi itu justru lebih baik. Saat kami duduk pelayan pun datang untuk mencatat pesanan kami. Aku hanya memesan 1 cheese cake dan ice chocolate karena saat ini perutku sedang tidak mood untuk makan yang berat-berat.
Ketika pesanan kami sudah datang, temanku tara mengajakku pergi ke toilet karena katanya dia udah kebelet dan udah diujung tanduk ingin buang air kecil. Setelah menunggu rada lama akhirnya si tara keluar juga dan kami langsung menuju ke tempat duduk kami. Saat sedang berjalan, aku tidak sengaja melihat ‘dia’ dengan ‘pacar barunya’ memasuki cafe. Oh tuhan kenapa kau mempertemukan aku dengannya lagi disaat aku ingin bersenang-senang dengan temanku? Secara spontan aku pun berhenti berjalan dan mengamati mereka sampai mereka duduk di pojok cafe. Tara menabrakku dari belakang “haduh, na lo kenapa sih kok tiba-tiba kok berhenti jalan gitu?” gerutu tara. “Ra, lo liat deh yang duduk dipojokan sana ada andra sama kesya tuh lagi dinner bareng.” Kataku. “eh iya tuh na, duileh mesra amat sih tuh dua orang pake pegang-pegangan tangan segala lagi. Trus lo liat deh si kesya megang mawar merah tuh na, jangan-jangan tadi barusan dikasih sama si andra lagi. Ckcck gue jadi iri..” ucapnya panjang lebar dan membuat orang menjadi panas. Si tara ini memang kalu ngomong selalu nyerocos dan asal nyeplos aja. ingin rasanya kukemplang kepalanya saat ini juga. Memangnya dia tidak nyadar apa kalau sekarang ini ada aku disampingnya yang jealous setengah mati ngeliat si andra sama kesya itu, dia bukannya menarikku pergi eh malah ikut-ikutan ngeliatin juga dan tambah memanas-manasi suasana lagi. Aku jadi enek sekali melihat mereka berdua disana. Gerutuku dalam hati yang paling dalam dan amat sangat dalam saking kesalnya.
Akhirnya akulah yang menarik tara untuk pergi dari situ dan menghampiri teman-temanku yang lain. “na, kenapa kok muka lo kusut begitu kayak benang kusut aja?” Tanya lala saat melihat tampangku yang-mungkin-tanpa-kuketahui-saat-ini-memang-sudah-kusut. “muka dia emang udah kusut kayak benang dari dulu kali,la” jawab andin sambil cekikikan. Sudah tau mukaku kusut malah tambah dibikin kusut lagi. Menyebalkan. “ah tau deh serah lo aja, yang penting sekarang kita pindah dari café ini aja deh yuk trus cari tempat tongkrongan yang lebih asik. Disini udah gak asik!” jawabku dingin dengan sedikit emosi. Bukannya langsung beranjak dari tempat duduk mereka malah melongo dulu menatapku. Sebelum mereka mengeluarkan bejibun pertanyaan tentang mengapa aku mengajak pindah dari café ini, si tara sudah memberikan alasan yang tepat kepada mereka. “ituloh gara-gara ada si andra sama kesya disini. Makanya lana ngajak pindah ke café lain.” “HAH?! IYA?! DIMANA?!” serentak 3 cewek didepanku ini heboh banget mukanya serasa habis ngeliat hantu bergelantungan disekeliling café. Sampai-sampai orang yang berada di meja dekat tempat kami langsung menengok kearah kami. Aku langsng malu sekali. Dasar teman tidak tahu malu. Batinku. “iya ada, dipojokan sana” kataku sambil menunjuk kearah pojokan café. “huh, yaudahlah ayo cabut.” Kata lala akhirnya.
Aku tahu teman-temanku ini sekarang merasa jengkel padaku. Bagaimana aku tidak tau kalau mereka jengkel padaku? Muka muka mereka sudah seperti  baju yang dilipat-lipat dan siap untuk dimasukkan kedalam lemari. Tapi karena disini akulah orang yang ‘diajak dan ingin dihibur’ oleh teman-temanku akhirnya dengan lapang dada mereka pun menuruti apapun yang aku inginkan. Contohnya ya seperti sekarang ini, aku meminta pindah ke cafe lain dan mereka pun menyetujuinya. Ah mereka memang teman-temanku yang baik^^

***
Saat ingin keluar dari café, terpaksa kami harus melewati tempat andra dan kesya yang sedang dinner dan mesra-mesraan disitu. Rasanya ingin sekali aku menggrauk-grauk meja dinner mereka dan merusak segalanya disitu. Tapi tindakan fantastis itu tidak mungkin aku lakukan nanti aku pasti disangka wong gendeng  yang kabur dari RSJ.
Sip! Pas aku bersama teman-temanku melewati mereka berdua, andra melihatku! Ya dia melihatku! Sorot matanya masih sama seperti dulu, teduh dan membuatku selalu merasa tenang. Yap! Sial. Aku rindu sekali tatapan teduhnya itu. Ketika dia melihatku aku juga balas melihatnya dan seketika itu pun juga kesya juga melihat kearahku. Dia memamerkan tampang yang seolah-olah mengatakan bahwa dia bangga karena bisa memiliki andra sekarang. Dan menurutku itu tampang yang paling norak yang pernah kulihat disepanjang masa ini. Aku balas tatapan dua manusia itu dengan memamerkan tampang sengak-ku dan menaikkan satu alis sebelah kiri-ku. Tetapi hanya sedetik (mungkin) aku menatap mereka. Setelah itu aku langsung pergi meninggalkan mereka tanpa mengatakan/menyindir sepatah katapun. Wuhu baik sekali ya diriku. Hahaha. Aku bingung mengapa orang sebaik diriku ini masih juga diizinkan untuk merasakan sakit hati oleh tuhan. Padahal kan banyak orang bilang kalau orang baik itu pasti akan bahagia. Tapi aku? Aku orang baik tapi aku tidak bahagia. Malah sekarang aku justru merasa hidupku ini sangat membosankan dan melelahkan. Hah sudahlah sudah cukup aku kepedean disini dengan mengatakan aku ini orang yang baik. Kan belum tentu orang diluar sana menilaiku baik. Setiap orang kan pasti punya penilaian yang berbeda terhadap sikap orang lain. Mungkin menurutku aku ini baik tapi menurut orang lain belum tentu aku ini baik. Siapa tau aku menyebalkan atau menjengkelkan. Aku tidak tau. Yang penting intinya sekarang aku harus berpikiran positif saja.
Aku yakin setelah kutinggalkan secara tiba-tiba tadi pasti si andra dan kesya tercengang-cengang melihat sikapku yang sok iye barusan. Hahaha masa bodo emang aku pikirin…
Aku merasa aneh pada diriku saat ini. Entah mendapat kekuatan dari mana secara tiba-tiba aku tidak menangis bahkan aku tidak merasa sedih sedikit pun saat melihat andra bersama wanita lain. Padahal kalau mengingat hari-hari kemarin aku sungguh sangat lembek sekali dan mudah banget untuk menangis kalau mengingat tentang andra. Apalagi ini, aku bertemu dengannya. Mengingat tentangnya saja aku sudah menangis apalagi bertemu. Seharusnya aku nangis kejer tapi ini tidak. Yang sekarang kurasakan hanyalah rasa benci dan kesal dihatiku saat melihatnya. Sudah tega menyakitiku tidak minta maaf pula. Bagaimana aku tidak benci dan kesal coba?
Aku bersyukur dengan hadirnya rasa benci dan kesalku ini. Ini membuatku sadar bahwa buat apa aku terus-terusan buang-buang air mata hanya untuk orang yang jahat dan tega menyakitiku. Mungkin ini pertanda bahwa cepat atau lambat aku pasti bakalan mudah untuk melupakan andra. Dari sini aku bisa mengambil kesimpulan bahwa pertama kali diputusin itu memang sangat sakit dan menangis itu wajar untuk dilakukan untuk mengeluarkan segala sakit hati di dada yang digantikan dengan air yang turun dari mata.Tapi setelah itu lama kelamaan kita pasti bakalan sadar bahwa percuma terus-terusan membuang air mata hanya untuk orang yang sudah menyakiti kita. Menangis sih ya wajar-wajar saja asal jangan berlebihan. Mending air matanya disimpan aja buat lebaran kalau lagi acara sungkeman (salam-salaman sama keluarga). Ternyata emang benar ya disetiap masalah itu pasti akau selalu ada hikmahnya J
***
Keesokan paginya aku bangun dan langsung merasakan betapa pegalnya diriku. Karena semalaman kemarin kuhabiskan untuk jalan-jalan dan nongkrong bareng di pim bersama teman-temanku hingga pulang larut malam. Aku langsung beranjak dari kasurku dan menuju kamar mandi, mencuci muka, serta menggosok gigi. Dan kemudian berganti pakaian untuk lari pagi. Ini sudah merupakan kegiatan rutinku  saat libur dipagi hari sejak kecil. Setelah semuanya siap, aku pun langsung turun melesat ke ruang makan dan  meminum setengah gelas susu dan berpamitan dengan mama.
Udara pagi sejuk terasa, jalanan disekitar kompleks perumahanku juga masih sepi belum terlalu banyak orang. Serasa kompleks ini saat ini milikku. Aku berlari kesana kemari dan terus berlari-lari kecil sambil mendengarkan lagu dari ipodku. Entah mengapa aku semangat sekali dipagi hari ini. “huu wouwoo that something bout love that break your heart wo..o..o..o but don’t give up that something bout love..” saking semangatnya aku sampai bersenandung ria menyanyikan sedikit reff dari lagu david archuleta yang berjudul something bout love itu. Menurutku lagu itu sedang cocok untuk suasana hatiku sekarang. Selain lagunya yang bersemangat liriknya juga menurutku cocok dan ngena banget untukku hehehe, jadi tak ada salahnya kan aku bernyanyi-nyanyi ria sekarang? Toh tidak bakalan ada korban yang terkena sakit kuping kok. Kan jalanan kompleks masih sepi, jadi hanya aku yang mendengarkan suara cemprengku ini. Setelah merasa lelah, aku beristirahat sebentar ditaman dan membeli satu botol aqua. Aku langsung meneguknya sampai habis secepat kilat. Karena aku benar-benar haus sekali seperti orang yang tidak pernah minum sewindu (lebay banget). Setelah beristirahat sebentar dan meluruskan otot-otot kaki yang terasa pegal, aku pun melanjutkan acara lari pagiku menuju ke rumah tercintah. Perutku sudah mengeliut geliut minta diisi. Aku yakin mama dan mbok darmi pasti sudah menyiapkan makanan yang enak dan siap disantap olehku saat tiba nanti.
Setibanya dirumah aku langsung melepas sepatu olahragaku dan langsung ngacir ke ruang makandengan bau keringat yang masih menempel ditubuhku. Eww. Mencium bau udang goreng mayonise favoritku aku langsung merasa tergiur dan tanpa buang waktu aku berniat untuk mencomotnya. Baru saja aku ingin mengambil udang itu tiba-tiba mama sudah nyerocos “na, tadi ada teman kamu telfon. Mama bilang kamu lagi lari pagi. Trus dia titip pesan ke mama katanya kalau kamu sudah pulang kamu disuruh nge-check hp katanya” aku tertegun, siapa temanku yang rajin amat nelfonin aku pagi-pagi sampai ke telefon rumah segala lagi. “memangnya yang nelfon cowo/cewe ma?” tanyaku. “cowo na, ciee lana ditelfon cowo pagi-pagi.” aku langsung lari naik kekamarku dan melupakan si udang mayonise demi mengecheck hp-ku karena aku penasaran banget siapa cowo yang menelfonku pagi-pagi itu. Di monitor hp-ku tertera 15 panggilan tidak terjawab. Seketika aku langsung melongo begitu mengetahui siapa yang melfonku sampai 15x dipagi hari ini. Nomor itu sangat kukenal walaupun sudah kuhapus dari contact-ku, tapi aku masih saja mengingatnya. Itu nomor andra! Ragu-ragu ingin ku telfon balik tapi aku malas, tapi jika tidak kutelfon aku akan dihantui rasa penasaran terus. Ujung-ujungnya akhirnya ku telfon juga. Belum sempat mengucapkan “hallo” andra sudah mendahuluiku dan langsung mengatakan “na, bisa gak kalau sore ini kita ketemuan ditaman sari? Ada yang mesti gue omongin sama lo. Penting banget na. plis bisa ya?” speechles. Aku terdiam cukup lama hingga telfon diseberang kembali menegurku “hallo, na? na? lo masih hidup kan? na? halo? Halo?” “eh iya ndra, sorry sorry lo tadi bilang mau ketemuan di taman sari? Emang lo mau ngomongin apaansih? Penting banget gitu sampe harus ketemuan segala?” jawabbku jutek. “iya na penting, bisa ya?” rayunya lagi. “hhh oke deh bisa. Jam berapa?” “sekitar jam 4an na” kata andra. “oke sip” jawabku datar dan singkat. “bisa ya na?” tanyanya sekali lagi meyakinkan. “iya” jawabku singkat dan datar lagi. “oke sip, thanks ya na” setalah itu telfon pun ditutup dan berganti dengan bunyi tutt..tutt..tutt..
Aku bingung 3 keliling. Aku masih bertanya-tanya apa yang ingin dibicarakan andra sampai-sampai aku harus bertemu dengannya. Jujur aku malas sekali. Tapi sudahlah tak usah dibingungin. Tunggu saja jawabannya sore nanti. Yang penting sekarang aku harus turun ke bawah dan melahap udang mayonise ku…

***
Sore hari ditaman sari…
Lebih tepatnya taman saat andra memutuskan ku waktu itu.
Dia datang lebih awal dan sudah menungguku duduk dibangku taman.
Aku menghampirinya dan langsung duduk disebelahnya. Diam. Yang terdengar hanya  hembusan napasku dan andra. Aku paling tidak suka suasana canggung seperti ini, biasanya kalau sudah begini aku langsung membuka pembicaraan dengan banyak topik yang sudah ada dikepalaku. Tapi untuk sekarang ini, aku menahan diri untuk berbicara. aku ingin andra yang memulai pembicaraan duluan.
10 menit berlalu akhirnya andra mulai bersuara juga. Tapi, sekalinya bersuara dia membuatku terkaget-kaget. “gue minta maaf” 3 kata itulah yang membuatku kaget. Aku tidak percaya 3 kata itu secara tiba-tiba bisa terlontar dari mulut andra. Aku pikir dia tidak akan pernah mengucapakna 3 kata itu padaku.
“minta maaf untuk apa?” tanyaku pura-pura berlaga blo’on. “untuk semua yang gue lakuin ke lo. Sorry gue udah nyakitin lo dan dengan waktu yang singkat setelah putus gue langsung jadian sama orang lain.” Wetdeh, masalah udah dari kapan dia baru nyadar sekarang kalo dia itu udah nyakitin gue. Banget malah. Tapi gpp lah dari pada dia ngga nyadar-nyadar? Lebih bagus begini nyadarnya. Ya walaupun telat. Batinku dalam hati. “yaudahlah, udah berlalu ini kan? gausah dibahas lagi lah ndra.” Jawabku tenang. “tapi gue ngga bisa tenang na, saat gue lagi berdua sama kesya atau saat gue lagi sendirian di kamar, gue selalu keinget lo lagi dan lo lagi. Gue ngerasa bersalah banget sama lo, maka dari itu gue minta ketemuan sama lo sekarang. Gue cuman mau minta maaf sama lo supaya hati gue tenang dan ngga diliputi lagi sama rasa bersalah.” Jelasnya secara detail. “ndar, gue boleh nanya?” aku bertanya selirih mungkin. “boleh” jawab andra.  “sebenarnya pas waktu lo mutusin gue, alasannya bukan karena lo ngerasa kita lebih cocok jadi teman kan? tapi karena lo suka sama kesya. Iya kan ndra?” dag dig dug serrr. Andra mendesah. “oh masalah itu, iya na apa kata lo itu emang benar. Gue suka sama kesya makanya gue mutusin lo. Gue ngga pengen buat lo lebih sakit hati makanya gue cepet-cepet mutusin lo. Sorry naa gue nggaa…” belum sempat andra menyelesaikan penjelasannya sudah kupotong duluan. “iya ndar gpp kok gue ngerti. Gue cuman pengen mastiin aja dugaan gue selama ini benar atau salah. Emang lo suka sama kesya udar dari kapan ndra? Kalo gue boleh tau” tanyaku karena penasaran. “sehari sebelum kita putus. Waktu itu gue ketemu dia di mall, trus gue ngga sengaja nabrak dia dan bungkus j.co nya jatuh. Gue ngga enak sama dia, akhirnya gue ngajak dia ke j.co dan ngegantiin donatnya. Disitu kita juga ngopi bareng sambil ngobrol-ngobrol. Dari situlah gue suka sama dia.” Jujur ya sekarang ini aku nyesek pas dengar kata-kata andra barusan. Tapi aku harus kuat! Gaboleh nangis na gaboleh cengeng! Aku menyemangati diriku sendiri dalam hati. “na, lo mau maafin gue kan?” pinta andra. “gue emang sakit hati pas itu gue juga sakit hati banget pas ngeliat lo sama kesya dinner berdua kemarin di florenza. Apalagi sekarang pas tau lo suka sama kesya sehari sebelum kita putus. Jujur sekarang ini gue nyesek ndra dengernya. Hehe,” aku berhenti sebentar dan tertawa maksa sedikit untuk menghibur hatiku yang lagi nyesek ini. Lalu kulanjutkan kata-kataku. “tapi ngga ada salahnya kan buat gue untuk memaafkan itu semua” kataku tulus sambil memberanikan diri untuk menatap mata andra yang teduh dan menenangkan itu. “makasih banyak na, lo orang baik. Gue yakin suatu saat lo pasti bakalan dapet orang yang lebih baik dari gue. Sekali lagi sorry ya na udah nyakitin lo. Kita tetep bisa jadi teman seperti dulu kan?” ucap andra sambil mengajukan jari kelingkingnya kepadaku. Aku pun membalas melilitkan jari kelingkingku dikelingking andra dan menjawab dengan mantap “bisa ndra!”
Aku tersenyum. Tersenyum karena masalah ini sudah berakhir dengan baik. Tersenyum karena aku sudah bisa mengikhlaskan andra untuk kesya. Tersenyum karena andra mengajakku untuk berteman baik seperti dulu. Lega dan plong sekali rasanya. mungkin sekarang ini aku still love sama kamu ndra. Tapi bukan still love sebagai mantan. Melainkan, still love sebagai teman J
bumi terus berputar dan itu berarti kehidupan juga terus berjalan. Aku tidak boleh menengok ke belakang lagi. Aku harus melihat ke depan! Dari sini aku bisa mendapatkan pelajaran yang berarti. Aku belajar untuk memaafkan kesalahan orang lain dan mengikhlaskan segala hal yang menyakitkan yang pernah terjadi. Beginilah hidup. Selalu di penuhi dengan rasa manis dan pahit. Jika tidak ada rasa pahit itu tidak akan membuat hidup ini lebih berwarna! :D


oke sekian dari cerita singkat yang asal jadi dari gue ini yaa. semoga lo yang ngebaca suka :-)

keep smile and love your life
nesia ald’syvrJ

Rabu, 20 Juni 2012

#Happy21Mnth'sAnniversarryVIVICANETA
#PizzaHutHrpnIndhBekasi
#20-06-12
#Bstfrndfrvr @lyviaviolitaa @shaviravisha @Icass01 @nesaynesia @Tasyamargarett