Bolehkah aku lebih dari sekedar temanmu? ...
***
aku berteman baik dengannya,sudah 3 tahun . Dimulai dari aku kelas 2 smp sampai aku kelas 1 sma sekarang.
haha, dia perempuan.
Aku gak ngerti kenapa dia gak mau mempunyai teman perempuan, yaaa kalian tau sendiri kan?
perempuan pasti lebih asik memilih temannya perempuan juga . Selain bisa curhat-curhatan dengan lebih seru nya. Bisa juga kan, berkonsultasi tentang "Cewe"
tapi nyata nya, dia memilih aku. Aku laki-laki. Seorang yang biasa saja.
oke,kalian pasti sudah mengira. Temanku ini masa hanya mempunyai teman aku saja?
aku gak tau secara detail. Dia hanya menginginkan aku jadi temannya. Hanya aku.
sementara cewe-cewe lain dikelas maupun disekolah. Ia anggap biasa saja.
Bukan teman
bukan musuh
Bukan juga sahabat
Dia suka menyapa semua orang.
disekolah
dijalan
dimanapun!
itulah yang ngga aku mengerti, kenapa dia hanya menganggap aku sebagai temannya. Asal tau saja, aku anak yang jail . Dan pastinya...... Ganteng B-)
saat aku bertanya, mengapa dia seperti itu. Dia langsung memasang wajah tak suka. tak-suka-akan-pertanyaan-ku. Maka dari itu aku gak pernah membahasnya..
***
kalian tau? 3 tahun bertemannya. Apalagi saat-saat masa puber seperti ini. Membuatku....
hhhh, kalian pasti ngertilah....
Yap! aku suka padanya! sepertinya aku sayang padanya...
karna dia termasuk cewe yang lemah . Haha, dia suka sekali menangis. Setiap ada masalah pasti dia lari kerumahku, dan bercerita semuanya hingga larut malam
Kami bagai teman kecil . Teman sedari kecil .
Justru karna ia lemah. Ia suka menangis. Membuat siapa saja ingin selalu melindunginya
ingin selalu berada di dekatnya.
Aku suka melihat dia tersenyum. Tertawa dengan lepas nya .
Aku menjadi sedih dan sakit, ketika melihat wajah itu dipenuhi warna kesedihan
Ingin ku patahkan leher orang itu, orang yang sudah menyakitinya.
Aku suka ketika ia mengajakku pergi gereja bareng. Kami seperti pasangan serasi yang siap mengahap Tuhan pada Hari Minggu.
Aku suka, ketika ia mengajakku ke tempat kesukaannya, Bukit danau ,
kami pasti akan selalu main kejar-kejaran disitu.
Aku suka ketika tengah malam. Jam-11-Ia memanjat-balkon-kamarku-dan-membangunkanku-yang-ketika-itu-sedang-pulas-pulasnya. Hanya demi menemaninya melihat bintang.
Bagaimana aku tak suka padanya? Bagaimana aku tak bisa sayang padanya? apalagi ditambah umurku yang menginjak 16 ini. Jadi aku gak salah kan suka dan sayang sama dia?
Maka dari itu kuputuskan, aku akan menyatakan perasaan ini!
***
aku memilih menyatakan ini, di bukit danau..
"Ca.., boleh ngomong sesuatu?"
"Hahah, kamu lucu deh,, Emang mau ngomong apa?sampe nanya-nanya begitu?"
oke... ini gak semudah aku rencanakan dan aku pikirkan. Aku deg-degan setengah mati. Jantungku terasa mau copot. Tiba-tiba aku merasa mual . Aku bukan cowo yang gentle
"ca?" ucapku lagi
"Iya kenapa? kok mendadak pucat?"
sungguh! aku bukan cowo yang gentle. Benar-benar memalukan, Memalukan Kaum Adam,dalam urusan percintaan.
"Ca? Boleh kan,aku lebih dari sekedar temanmu?" tanyaku. Membuat aku tak berani menatap matanya yang cokelat. Matanya yang selalu memancar Keteduhan.
Eca.., bolehkan sorot keteduhan itu hanya buat aku? seorang?
"Aku sudah menduga,kamu akan minta itu" jawab eca tersenyum.
membuatku jadi kaget. Yange benar?
"Mulai sekarang kita lebih dari teman......"
aku sudah senang mendengarnya. Namun.... ternyata ada kata dibelangnya yang pahit.
"Mulai sekarang kita lebih dari teman... Sekarang kita Sahabat" ucapnya sambil tersenyum dengan manisnya.
Eca... seandainya kamu tau, yang ku maksud lebih dari teman adalah...
Kamu jadi pacarku. Bukan menjadi sahabatmu...
Aku hanya tersenyum. Tersenyum pahit, sambil merangkulnya.
suatu saat nanti,aku akan menanyakan hal yang sama lagi padanya
"Eca..Boleh kan,aku lebih dari sekedar Sahabatmu?"
*Just my article
keep calm
-Tasya (:
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar